Publikasi

Distribusi Alat Bantu Mobilitas

Distribusi Alat Bantu Mobilitas
Dukungan alat bantu (assistive devices) merupakan salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh proyek I AM SAFE yang didanai oleh Uni Eropa kepada kelompok rentan di wilayah sasaran proyek. Pengadaan alat bantu ini diharapkan mampu memberikan kemudahan penggunanya untuk bergerak (mobilitas) dan meningkatkan kualitas hidup. Dukungan alat bantu yang diberikan antara lain berupa kursi roda, tongkat jalan bagi tuna netra dan tongkat jalan (kruk, walker, tripod)

Pendataan dan verifikasi data dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial di masing-masing kabupaten/ kota agar bantuan yang akan disalurkan tepat sasaran. Penyerahan dan distribusi alat bantu ini dilakukan serentak di Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur. Di D.I. Yogyakarta, bantuan diserahkan secara simbolis ke Dinas Sosial di masing-masing kabupaten dan kota yang menjadi wilayah target. Serah terima dilakukan di Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul pada 14 Desember 2020, Dinas Sosial Kota Yogyakarta 15 Desember 2020 dan Dinas Sosial Kabupaten Sleman 16 Desember 2020. Setelah diserahkan dan diterima secara simbolis, alat bantu kemudian didistribusikan ke penerimanya.

Hal yang sama juga dilakukan di Nusa Tenggara Timur. Penyerahan secara simbolis juga dilakukan ke Kantor Dinas Sosial Kota Kupang pada 17 Desember 2020 dan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kupang pada 18 Desember 2020. Melalui kegiatan ini, alat bantu yang disalurkan di wilayah D.I. Yogyakarta antara lain: 93 kursi roda, 19 walker, 13 kruk, 6 tripod dan 8 tongkat jalan. Sedangkan di wilayah Nusa Tenggara Timur, jumlah alat bantu yang didistribusikan antara lain: 43 kursi roda, 18 kruk, 2 tongkat elbow, 2 tripod dan 3 tongkat jalan.

Dari sekian alat bantu tersebut, untuk tahap ini Proyek I AM SAFE juga mengalokasikan dua kursi roda adaptif untuk penyandang Celebral Palsy. Pendataan dan distribusi dilakukan berkolaborasi dengan Wahana Keluarga Celebral Palsy (WKCP) Yogyakarta.