Wakil Walikota Yogyakarta Menyerahkan Bantuan Modal Usaha untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE)
Wakil Walikota Yogyakarta, Drs. Heroe Poerwadi, MA secara simbolis menyerahkan bantuan tunai pemberdayaan kelompok ekonomi di Kota Yogyakarta. Serah terima ini dilaksanakan pada 8 Juni 2021 di Kantor Pos Muja-Muju, Yogyakarta. Bantuan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan proyek Inclusive Access to Multi-sectoral Services and Assistance For Everyone (I AM SAFE) yang dilaksanakan oleh Humanity & Inclusion (HI) dan SIGAB di DI Yogyakarta, serta CIS Timor di Nusa Tenggara Timur.
Lewat sambutannya, Wakil Walikota mengapresiasi proyek ini dan berharap dapat berkontribusi pada pemulihan perekonomian di Kota Yogyakarta. Wakil Walikota juga mengingatkan para pelaku usaha agar tetap menjalankan protokol kesehatan agar kegiatan perekonomian dapat segera pulih dan terhindar dari paparan COVID-19
Melalui kegiatan ini proyek I AM SAFE menyalurkan 2000 paket bantuan tunai dengan total 1 miliar rupiah ke yang disalurkan ke anggota kelompok-kelompok usaha bersama (KUBE) / Usaha Ekonomi Produktif (USEP) di 5 Kabupaten/ Kota di DIY dan NTT. Ke 5 wilayah tersebut antara lain Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sleman, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Sebelum distribusi ini, proyek I AM SAFE juga memberikan pelatihan motivasi dan pelatihan dasar bisnis online untuk para pelaku usaha tersebut. Kemudian dari peserta tersebut diseleksi untuk mengikuti pendampingan lanjutan. Bantuan ini juga menyasar kepada kelompok- kelompok usaha difabel.
Swetika Eko Saptyono, Country Coordinator HI mengatakan, proyek I AM SAFE ini secara khusus akan membantu penanganan Covid-19 di Indonesia dengan fokus penanganannya ke masyarakat yang terpinggirkan/kelompok rentan. Kami berharap agar proyek yang akan kami laksanakan saat ini dapat bermanfat dan berdampak baik bagi kelompok rentan di D.I. Yogyakarta dan respon COVID-19 di Indonesia agar lebih inklusif.
Proyek I AM SAFE ini didanai oleh Uni Eropa yang bertujuan untuk mendukung respon pemerintah dalam tanggap pandemik COVID-19 yang berdampak pada kelompok rentan.


