Yang harus dilakukan
1. Simpan nomor kontak dokter yang menangani/ memberikan rujukan isolasi mandiri.
2. Alat kesehatan yang harus disediakan, thermometer (periksa suhu tubuh secara rutin), oximeter (alat pengukur suhu tingkat saturasi oksigen). Alternative oximeter, emergency warning sign, Tarik nafas susah, frekuensi nafas di bawah ambang normal, dada sakit saat ambil nafas, bibir dan jari mulai membiru.
3. Komorbid hipertensi (tensimeter) diabetes (glucometer)
4. Konsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
5. Cara cuci baju dan alat makan, lakukan sendiri untuk mengurangi paparan ke orang lain. Namun jika tidak bisa boleh meminta bantuan orang lain, orang lain harus menggunakan sarung tangan dan masker. Jangan mengibaskan baju kotor untuk menghindari kontaminasi virus dari pakaian.
6. Cuci tangan setelah melepas sarung tangan dan membersihkan diri.
7. Sampah pasien isolasi mandiri misalnya tissue, alat makan sekali pakai. Lapor ke Ketua RT agar pembuangan sampah bisa dipilah dan meminimalisir kontaminasi ke petugas sampah dan lingkungan sekitar. Pedoman pengelolaan limbah see Kemenkes. Kantong kuning untuk mengindikasikan bahwa sampah tersebut dari pasien yang isolasi mandiri. Jangan terlalu penuh juga mengisi kantong kalau bisa isi ¾ sudah ditali dan dibuang. Desinfektan limbah sebelum dibuang.
8. Mintalah bantuan orang lain jika membutuhkan bantuan pembelian obat, atau gunakan pembelian secara online. Jika tidak memungkinkan dan harus keluar sendiri, terapkan protokol kesehatan yang ketat.
9. Jika tetangga atau kerabat yang sedang melakukan isolasi mandiri, tetap saling jaga komunikasi.
10. Isolasi mandiri dilakukan di rumah yang sempit, lebih mudah si sakit pergi silakan si sakit ikut layanan isolasi pemerintah (terpusat). Jika terpaksa layanan isolasi pemerintah penuh, tetap patuhi protokol kesehatan. Kepala dengan kaki akan mengurangi paparan. Hindari penggunaan AC dan sediakan ventilasi yang baik.
11. Gunakan masker dengan protokol ketat. Khususnya jika dalam satu keluarga ada yang positif dan tidak ada layanan isolasi yang disediakan
12. Swab positif harus isolasi 14 hari. Kontak erat hasil negative disarankan untuk karantina 14 hari.
13. Selalu budayakan menyiapkan emergency bag (tas kedaruratan) dengan
Paska Isolasi apa yang harud dilakukan?

